Search

Bangun Bisnis Fesyen Bareng Bestie, Ini Aturannya

Bisnis fesyen dapat dijalani sendiri maupun bersama teman atau sahabat. Berkolaborasi untuk menghasilkan produk fesyen berkualitas dan bernilai jual. Berikut tips jitu sukses membangun bisnis fesyen bareng bestie, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Bangun komunikasi yang sehat

Bisnis tidak akan selalu berjalan dengan mulus. Banyak masalah yang datang silih berganti, bahkan sejak bisnis tersebut mulai dijalankan sekalipun. Semua adalah tantangan yang akan menjadi pelajaran untuk para pelaku bisnis. Jika kamu dan sahabat bisa melewati berbagai tantangan ini, maka bisnis akan bertumbuh dan berkembang dengan baik ke depannya. Penting untuk selalu memiliki komunikasi yang baik sejak awal, agar berbagai urusan pekerjaan bisa terselesaikan dengan lancar. Komunikasi yang sehat juga akan membantu untuk mengatasi berbagai tantangan, bahkan yang tidak terduga sekalipun.

Baca Juga:  Hipmi Jabar Dorong UMKM Go Global

2. Punya selera yang sama

Setiap orang biasanya punya selera masing-masing terhadap fesyen. Jika sudah berkomitmen membangun bisnis bersama sahabat, sebaiknya satukan visi misi, termasuk selera dalam menjalankan bisnis fesyen. Tidak ada lagi kata masing-masing agar bisnis yang kamu rintis bareng tidak hancur berantakan. Kalaupun ada perbedaan terkait motif, corak, atau model, itu adalah hal lumrah karena menyatukan dua kepala menjadi satu tidak mudah.
Kuncinya ada di komunikasi. Selain itu, sebelumnya kamu bisa mengajak bisnis sahabat yang memang betul-betul memiliki selera yang sama. Dengan begitu, bisnis dapat berjalan seirama.

3. Berbagi peran

Meski sama-sama berstatus sebagai founder, tapi kamu dan sahabat tetap harus memiliki peran masing-masing. Misalnya, kamu mengurusi bagian keuangan dan marketing, sementara bestie kamu di bagian produksi dan pelayanan. Penentuan peran sebaiknya sesuai dengan kemampuan dan passion masing-masing untuk memudahkan pelaksanaannya. Diskusikan hal ini sebaik mungkin untuk menghindari pengambilan peran yang salah. Pastikan setiap orang menjalankan perannya dengan baik. Jika ada kendala di salah satunya, satu sama lain dapat memberikan saran, tanpa campur tangan berlebihan. Itulah yang dinamakan sikap profesional dalam berbisnis.

Baca Juga:  Dari Ibu Rumah Tangga Hingga Sukses Kembangkan Bisnis

4. Punya konsep dan tujuan bisnis serupa

Bisnis yang ingin dilakoni bersama sahabat harus memiliki konsep yang jelas sejak awal. Produk fesyen apa yang akan dijual dan bagaimana produk tersebut akan dijual. Hal-hal seperti ini harus jelas sejak awal. Konsep bisnis yang jelas akan sangat membantu untuk mempermudah setiap tahap kerja yang dilakukan di dalam bisnis fesyen.
Di sisi lain, tujuan bisnis juga terarah dan konsisten. Kamu dan sahabat harus memiliki tujuan bisnis yang sama, sehingga sangat penting untuk menetapkan tujuan ini dari awal, sehingga lebih mudah mencapai berbagai target yang ditetapkan dalam bisnis.

5. Buat perjanjian bersama Bisnis bareng sahabat memang mengandalkan kepercayaan

Namun tidak boleh sepenuhnya percaya. Tetap harus ada semacam perjanjian sebelum menjalankan bisnis. Perjanjian atau kontrak tersebut berisi peran masing-masing orang, modal bersama, hingga pembagian keuntungan yang diperoleh dari bisnis. Sebab, kamu tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan.
Sifat manusia bisa saja berubah, meskipun dia sahabat terdekat kamu sendiri. Jadi, perjanjian ini sifatnya untuk berjaga-jaga jika nantinya terjadi selisih paham, atau masalah lain yang menyangkut bisnis.

Terkini

13 Mei 2024Tak Perlu Khawatir, Jemaah Haji Bisa Masuk Raudhah dengan TasrehMadinah () — Masuk ke Raudhah dan berziarah ke makam Rasulullah Saw menjadi harapan setiap jamaah haji saat di Madinah. Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Ibadah pada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah Efrilen Hafizh mengatakan bahwa jamaah haji Indonesia dapat memasuki Raudhah di Masjid Nabawi dengan menggunakan Tasreh. “Jemaah haji Indonesia tidak usah resah karena masuk ke Raudhah itu difasilitasi oleh pemerintah melalui penerbitan surat Tasreh. Jemaah tidak harus mengisi dan mendaftar melalui aplikasi Nusuk secara pribadi,” terang Efrilen Hafizh di Kantor Daker Madinah, Selasa (13/5/2024). Hafizh mengatakan, fasilitas untuk masuk ke Raudhah akan diberikan secara kolektif kepada jamaah. “Di setiap kloter itu akan diterbitkan dua tasreh. Pertama, tasreh khusus untuk perempuan. Kedua, tasreh khusus untuk laki-laki,” jelasnya. Ditambahkan Hafizh, pelaksanaan kunjungan ke Raudhah akan dilakukan paling cepat 3 hari setelah jamaah berada di Kota Madinah. “Setelah diterbitkan, tasreh akan diteruskan ke Kepala Sektor Khusus Nabawi. Jadwal masuk Raudhah akan diinformasikan kepada petugas kloter melalui petugas sektor. Sehingga jamaah tinggal datang pada jadwal yang sudah ditentukan,” papar Hafizh. “Jemaah wajib sudah berkumpul di pintu Raudhah paling lambat 30 menit sebelum jadwal masuk. Petugas Seksus Nabawi akan memandu jamaah dan menyerahkan tasreh kepada petugas yang menjaga Raudhah,” sambungnya. Kepala Daker Madinah telah bernegosiasi dengan pihak keamanan sektor Masjid Nabawi untuk memberikan dispensasi kepada petugas Sektor Khusus Nabawi agar dapat melakukan pendampingan terhadap jamaah haji yang masuk ke Raudhah. “Penerbitan tasreh ini dilakukan oleh Kantor Daker Madinah dan diberikan validasi berupa stempel untuk menghindari duplikasi dan menunjukkan bahwa tasrehnya asli,“ tandas Hafizh. Hafizh mengungkapkan bahwa layanan pemberian tasreh ini merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada Jemaah Haji. Jemaah haji Indonesia mulai tiba di Madinah sejak 12 Mei 2024. Proses kedatangan ini akan terus berlanjut hingga 23 Mei 2024. Editor: Moh. Khaeron | Fotografer: Nurhaeni Amir, MCH 2024

Kiai Bertutur

E-Harian AULA