Search

Ansor-Banser Tambaksari Gelar Aksi Bagi-Bagi Takjil

Majalahaula.id, Surabaya – Menjelang adzan Maghrib, ratusan nasi kotak dibagikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor-Banser Tambaksari, Surabaya untuk masyarakat yang melintasi jalan di depan Gelora 10 November Surabaya. Kegiatan merupakan rangkaian aksi bagi-bagi takjil dan buka puasa untuk masyarakat pada Senin (8/4/2024) lalu.

Ketua PAC Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Tambaksari Achnaf Al Ashbahani FR mengatakan, gerakan bagi-bagi takjil ini merupakan kegiatan sosial yang dilaksanakan sahabat-sahabat banser dengan modal patungan seluruh anggota tanpa ada sponsor darimanapun.

“Aksi ini merupakan perdana digelar dan Insyaallah akan menjadi agenda rutin Ansor Banser Pagerbarang setiap Bulan Ramadhan dengan pembagian minimal 200 nasi kotak,” ujar Achnaf.

Baca Juga:  Ansor di Maluku Utara Jadikan Bukber Ajang Konsolidasi

Menurutnya, aksi bertujuan untuk mewujudkan misi menebarkan rahmat untuk sesama. “Sasarannya yakni masyarakat yang sedang berpuasa dan melintas di jalanan sekitar Tambaksari Surabaya. Untuk donasi bagi-bagi takjil ini berasal dari patungan anggota Ansor Banser Tambaksari,” jelasnya.

Meski jumlahnya tidak banyak, lanjut Achnaf, pihaknya berjanji akan melakukan secara rutin. “Semoga sahabat-sahabat dilimpahkan rizkinya di perbanyak shodaqohnya, sehingga nasi yang dibagikan semakin banyak dan masyarakat yang dijangkau juga bertambah,” tuturnya.

Sementara Ketua MWCNU Kecamatan Tambaksari, Ustadz Amir Faizal yang turut dalam kegiatan tersebut mengapresiasi atas aksi kepedulian jajaran Ansor Banser Pagerbarang melalui bagi-bagi takjil.

“Saya dukung penuh aksi sosial ini, kegiatan ini sangat inspiratif. Semoga bisa berjalan istiqamah dan menjadikan wajah Ansor Banser menjadi Ormas kepemudaan yang bisa menjadi contoh positif bagi Banom NU yang lain,” ungkap Amir.

Baca Juga:  Lulus DTD, Kepengurusan Ansor di Padang Dibaiat

Komandan Satkorcab Banser Tambaksari Musawi mengungkapkan, Ansor Banser Tambaksari selalu di depan dalam memberikan bhakti kepada masyarakat Tambaksari terutama di bulan Ramadhan.

“Semoga kita semua dikategorikan sebagai santrinya Hadratus Syekh Mbah Hasyim Asy’ari, yakni berjuang menghidup-hidupi NU melalui Ansor Banser Tambaksari,” tukas Musawi.

Sementara itu, Taufik salah satu warga yang melintasi jalan depan Gelora Tambaksari mengaku kaget ada pembagian nasi kotak/ takjil ternyata dari Banser. “Wah ya senang Mas, apalagi rumah saya jauh, adzan maghrib masih di jalan,” ucap Taufik sambil tersenyum. (sum)

Terkini

21 Mei 2024Jemaah Haji Dapat Smart Card di Makkah, Ini Fungsinya Jakarta () — Ada yang berbeda dalam penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M. Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan kartu pintar (smart card) untuk dibagikan kepada jamaah haji, sekaligus sebagai akses mengikuti rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). "Kebijakan penggunaan smart card baru diterapkan tahun ini oleh Pemerintah Arab Saudi. Nah, ini harus diikuti oleh jamaah Indonesia," tutur Anna Hasbie, Juru Bicara Kementerian Agama, di Jakarta, Selasa (21/5/2024). Jemaah haji Indonesia, lanjut Anna, diminta membawa smart card selama berada di Tanah Suci, terutama pada puncak haji di Armuzna. "Smart card adalah kartu yang nanti akan dipakai oleh jamaah haji ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Setiap jamaah ke Armuzna, wajib memakainya," terang Anna. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Khalilurrahman, di Makkah, juga mengimbau agar ketua kloter, ketua rombongan dan ketua regu, termasuk juga jamaah, bertanggung jawab memastikan kartu tidak hilang dan menjaga sebaik mungkin. "Kami memberikan imbauan ketua kloter, ketua rombongan, ketua regu, dan jamaah agar bisa menjaganya sebaik mungkin. Jangan sampai hilang," imbau Khalil, sapaan akrabnya. Khalil menambahkan, smart card akan didistribusikan melalui Kepala Sektor untuk diberikan kepada ketua kloter. Mereka yang akan membagikan smart card kepada jamaah melalui ketua rombongan. "Kemudian nanti teknis pembagiannya ke Kasektor. Kasektor yang nanti membagikan kepada ketua kloter. Ketua Kloter nanti yang akan membagikan ke ketua rombongan, lalu ke ketua regu dan jamaah. Kami mengimbau ketua regu kloter dan jamaah haji benar- benar menjaganya agar tidak hilang," jelas Khalil Lebih lanjut, Khalil mengungkapkan, pemerintah Arab Saudi telah menyiapkan cadangan kartu bagi jamaah apabila kehilangan smart card. Namun jumlahnya sangat terbatas. "Dari Kementerian Haji Saudi, jelasnya, kalau hilang bisa diganti tapi dibatasi 10 persen dari jamaah haji Indonesia. Kami mengimbau supaya (para jamaah) hati-hati menyimpannya," tutur Khalil Khalil menambahkan, smart card ini merupakan implementasi pelaksanaan peraturan Arab Saudi yang mengeluarkan fatwa bahwa orang yang berhaji tanpa izin hukumnya berdosa. "Nah itu (smart card) sama dengan izin (berhaji)," imbuh Khalil. Scan Barcode Kartu smart card didominasi warna coklat dan putih. Pada bagian depan terdapat foto dan data profil jamaah. Di sana juga terdapat barcode yang bisa dipindai untuk mengetahui data jamaah. Apa saja data yang tersaji? Khalil menjelaskan bahwa data tersebut antara lain berisi nama jamaah, foto, tempat tanggal lahir, nomor visa dan provider yang menerbitkannya, serta lokasi pemondokan jamaah di Makkah.

Kiai Bertutur

E-Harian AULA