Search

Niat Sholat Istighosah dan Bacaan Doanya

Mustahil rasanya jika seseorang yang menjalani hidup tanpa adanya ujian. Baik itu yang ringan maupun yang sulit dengan berbagai permasalahan. Namun keberadaan ujian atau cobaan itu justru menjadi pembelajaran tersendiri yang mengandung hikmah untuk bisa dipetik. Bahkan dengan adanya ujian, hal tersebut mampu meningkatkan derajat seseorang.

Salah satu ibadah yang bisa Anda lakukan untuk memohon pertolongan dari ujian atau cobaan hidup adalah dengan mengerjakan sholat istighosah. Berikut adalah penjelasan tentang apa itu sholat istighosah, bacaan niat, serta bacaan doa setelah menyelesaikan sholat istighosah, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber.

Apa Itu Sholat Istighosah?

Istighosah adalah memohon pertolongan supaya bisa terlepas dari adanya musibah yang dihadapi. Kata istighosah berasal dari bahasa Arab, yakni al-ghouts yang artinya pertolongan. Dan istighosah adalah berisi doa permohonan kepada Allah SWT.

Sedangkan menurut Ibnu Taimiyah, istighosah adalah meminta bantuan (pertolongan). Dalam hal ini yang dimaksud adalah memohon kepada Allah SWT agar dihilangkan dari kesulitan.

Sholat istighosah ini diperbolehkan jika ditujukannya kepada makhluk yang ia mampu untuk memenuhinya. Tetapi berbeda lagi jika ditujukan kepada makhluk yang hanya bisa dipenuhi oleh Allah SWT. Maka dalam hal ini tergolong sebagai perbuatan yang syirik, bahkan syirik besar.

Niat Sholat Istighosah

Setelah mengetahui pengertian dari sholat istighosah, selanjutnya yang hendak melaksanakan sholat sunah ini, tentu haruslah mengetahui niat sholat istighosah. Karena setiap sholat yang hendak sahabat Dream kerjakan, tentulah harus didahului dengan bacaan niat untuk menentukan sah atau tidaknya sholat tersebut.

Berikut adalah bacaan niat sholat istighosah yang bisa dihafalkan dengan mudah:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushallī sunnatal hājati rak’ataini adā’an lillāhi ta’ālā.

Artinya: “ Aku menyengaja shalat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT.”

Doa setelah Sholat Istighosah

Untuk tata cara sholat istighosah sendiri sama halnya seperti saat sahabat Dream mengerjakan sholat sunah secara umum. Setelah menyelesaikan sholat istighosah, usahakan untuk tidak langsung beranjak pergi dari tempat sholat. Tetapi memanjatkan doa terlebih dahulu. Berikut adalah bacaan doa setelah sholat istighosah yang bisa sahabat Dream amalkan:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Artinya: “ Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” (Dibaca 1 kali).

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الَّمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِ يْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّيْنَ. اَمِينْ

Baca Juga:  Sabar Mampu Mendekatkan Diri kepada Allah

Artinya: “ Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terlontar. Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah. Hanya kepada-Mu pula kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Kauanugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Semoga Kaukabulkan permohonan kami.” (Surat Al-Fatihah dibaca 1 kali).

أسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ

Artinya: “ Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.” (Dibaca 3 kali).

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِا للهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Artinya: “ Tiada daya untuk menjauhi maksiat kecuali dengan pemeliharaan Allah dan tiada kekuatan untuk melakukan ketaatan kecuali dengan pertolongan Allah.” (Dibaca 3 kali).

أللَّهُمَّ صَلِّي عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Artinya: “ Ya Allah. Limpahkanlah rahmat dan kemuliaan kepada junjungan kami Nabi Muhammad berserta keluarganya.” (Dibaca 3 kali).

لَا إلهَ إلَّا أنْتَ سُبْحَانَكَ إنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ

Artinya: “ Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, Sungguh aku termasuk orang-orang yang telah berbuat dzalim.” (Dibaca 40 kali).

يَا اَللهُ يَا قَدِيْمُ

Artinya: “ Wahai Allah, wahai Dzat yang ada tanpa permualaan.” (Dibaca 33 kali).

يَا سَمِيْعُ يَا بَصِيْرُ

Artinya: “ Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat.” (Dibaca 33 kali).

يَا مُبْدِعُ يَا خَالِقُ

Artinya: “ Wahai Dzat yang mewujudkan sesuatu dari tidak ada, wahai Dzat Yang Maha Pencipta.” (Dibaca 33 kali).

يَا حَفِيْظُ يَا نَصِيْرُ يَا وَكِيْلُ ياَ اللهُ

Artinya: “ Wahai Dzat yang memelihara dari keburukan dan kebinasaan, wahai Dzat Yang Maha Menolong, wahai Dzat yang menjamin rizki para hamba dan mengetahui kesulitan-kesulitan hamba, ya Allah.” (Dibaca 33 kali).

يا حي يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أسْتَغِيْثُ

Artinya: “ Wahai Dzat Yang Hidup, yang terus menerus mengurus makhluknya, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan-Mu.” (Dibaca 33 kali).

يَا لَطِيْفُ

Artinya: “ Wahai Dzat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.” (Dibaca 41 kali).

أسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ إنَّهُ كَانَ غَفَّارًا

Baca Juga:  Tiga Amalan dan Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban

Artinya: “ Aku mohon ampung kepada Allah Yang Maha Agung, sunggu Allah Dzat Yang Maha Pengampun.” (Dibaca 33 kali).

أللَّهُمَّ صَلِّي عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ قَدْ ضَاقَتْ حِيْلَتِي أدْرِكْنِي

يَا اَللهُ

Artinya: “ Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kemuliaan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, sungguh telah habis daya dan upayaku maka tolonglah kami.”

“ Ya Allah.” (Dibaca 3 kali).

أللّهُمَّ صَلِّي صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Artinya: “ Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.” (Dibaca 1 kali).

يَا بَدِيْعُ

Artinya: “ Wahai Dzat yang menciptakan makhluk tanpa ada contoh sebelumnya.” (Dibaca 41 kali).

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ

Artinya: “ Cukup bagi kami Allah, dan Dia sebaik-baik penolong.” (Dibaca 33 kali).

يس

Surat Yasin dibaca 1 kali.

اللهُ أكْبَرُ يَا رَبَّنَا وَإلَهَنَا وَسَيِّدَنَا أنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ

Artinya: “ Allah maha besar maha mulia, Wahai Tuhan kami, sesembahan kami, tuan kami, Engkau-lah penolong kami, menangkan kami atas orang­orang kafir.” (Dibaca 3 kali).

حَصَّنْتُكُمْ بِالْحَيِّ الْقَيُّوْمِ الَّذِيْ لَا يَمُوْتُ أبَدًا وَدَفَعْتُ عَنْكُمُ السُّوْءَ بِألْفِ ألْفِ ألْفِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِا للهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Artinya: “ Aku mohonkan pemeliharaan untuk kalian kepada Dzat yang maha hidup dan terus menerus mengatur hamba-Nya yang tidak pernah mati selamanya, dan aku tolak dan hindarkan dari kalian segala keburukan dengan sejuta bacaan “ La haula wa la quwwata illa billahil aliyyil adzim.” (Dibaca 3 kali).

الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أنْعَمَ عَلَيْنَا وَهَدَانَا عَلَى دِيْنِ الإسْلَامِ x3

Artinya: “ Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita nikmat dan petunjuk kepada agama Islam.” (Dibaca 3 kali).

بِسْمِ اللهِ مَاشَاءَ اللهُ لَا يَسُوْقُ الْخَيْرَ إلَّا اللهِ بِسْمِ اللهِ مَاشَاءَ اللهُ لَا يَصْرِفُ السُّوْءَ إلَّا اللهُ بِسْمِ اللهِ مَاشَاءَ اللهُ مَا كَانَ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللهِ بِسْمِ اللهِ مَاشَاءَ اللهُ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِا للهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Baca Juga:  Kurban dan Fikih Anti Stunting

Artinya: “ Dengan nama Allah yang segala sesuatu terjadi dengan kehendak-Nya, tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali la. Dengan nama Allah yang segala sesuatu terjadi dengan kehendak-Nya, tidak ada yang menyingkirkan keburukan kecuali la. Dengan nama Allah yang segala sesuatu terjadi dengan kehendak-Nya, tidak ada kenikmatan melainkan dari Allah. Dengan nama Allah yang segala sesuatu terjadi dengan kehendak-Nya, tiada daya untuk berbuat kebaikan kecuali dengan pertolongan Allah dan tiada kekuatan untuk menghindar dari perbuatan maksiat kecuali dengan perlindungan Allah yang maha Mulia dan maha agung.” (Dibaca 1 kali).

سَألْتُكَ يَا غَفَّارُ عَفْوًا وَتَوْبَةً وَبِالْقَهْرِ يَا قَهَّارُ خُذْ مَنْ تَحَيَّلَا

Artinya: “ Ya Allah, aku memohon ampunan dan taubat yang diterima kepada-Mu Ya Allah yang maha pengampun, dan dengan kekuatan dan kekuasaan-Mu Wahai Dzat yang maha mengalahkan, tundukkan dan hukumlah orang yang melakukan tipu muslihat dan ingin mencelakai kami.” (Dibaca 3 kali).

يَا جَبَّارُ يَا قَهَّارُ يَا ذَا الْبَطْشِ الشَّدِيْدِ خُذْ حَقَّنَا وَحَقَّ الْمُسْلِمِيْنَ مِمَّنْ ظَلَمَنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ وَتَعَدَّى عَلَيْنَا وَعَلَى الْمُسْلِمِيْنَ

Artinya: “ Wahai Dzat yang maha mengalahkan, maha menundukkan, Dzat yang keras azab-Nya, ambilkan hak-hak kami dan hak-hak umat Islam dari orang-orang yang menzhalimi kami dan menzhalimi umat Islam, yang telah menganiaya kami dan menganiaya umat Islam.” (Dibaca 3 kali).

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الَّمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِ يْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّيْنَ. اَمِينْ

Artinya: “ Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terlontar. Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah. Hanya kepada-Mu pula kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Kauanugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Semoga Kaukabulkan permohonan kami.” (Surat Al-Fatihah dibaca 1 kali).

Terkini

Kiai Bertutur

E-Harian AULA